The Economic Impact of Edelweiss Running Festival 2025
- Integra Consulting

- 7 days ago
- 3 min read
To see the full report, download it here
Executive Summary
Dalam pariwisata modern, kegiatan olahraga berskala kota seperti city marathon (Papanikos, 2015) telah bertransformasi menjadi alternatif strategis untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing daerah. Edelweiss Running Festival (ERF) 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merupakan perwujudan dari fenomena sport tourism ini. Melalui analisis dan pemodelan, Event ERF pada Tahun 2025 ini menjadi katalisator penciptaan nilai yang signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri pariwisata di area regional.

Secara kumulatif, ERF 2025 dinilai berhasil memberikan total dampak ekonomi sebesar Rp1,18 miliar terhadap perekonomian di Kabupaten Cianjur. Dampak ekonomi ini dikelompokkan menjadi tiga tingkatan yang merujuk pada siklus pergerakan uang di tingkat lokal, yaitu:
Dampak Langsung (Direct Impact): Rp787 juta (66,7%) yang bersumber dari biaya pendaftaran para peserta dari luar kota, suntikan dana sponsor, serta pengadaan kebutuhan operasional panitia melalui vendor lokal.
Dampak Tidak Langsung (Indirect Impact): Rp236 juta (20,0%) yang tercipta melalui aktivitas rantai pasok antar-bisnis (business-to-business). Efek ini muncul saat vendor, hotel, dan restoran harus menambah pembelian bahan baku dari pemasok lokal untuk memenuhi lonjakan permintaan.
Dampak Terinduksi (Induced Impact): Rp157 Juta (13,3%) yang muncul dari peningkatan daya beli. Meningkatnya pendapatan dan penjualan yang diperoleh para pelaku usaha pada sektor terkait yang kemudian dibelanjakan kembali untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga harian mereka.
Metriks investasi dari acara ini pun menunjukkan performa yang sehat. Nilai pengembalian investasi (ROI) dari anggaran penyelenggaraan acara tercatat sebesar 1 : 1,78 dari besaran uang yang masuk dengan penciptaan nilai rata-rata per peserta mencapai Rp743.347.
Edelweiss Running Festival
Edelweiss Running Festival adalah event lari tahunan yang diinisiasi dan didukung oleh RS Edelweiss dari Edelweiss Hospital Group. Keterlibatan RS Edelweiss dalam festival olahraga ini merepresentasikan pertemuan antara sektor kesehatan (healthcare) dan pariwisata olahraga (sport tourism). Langkah ini mempertegas peran rumah sakit modern yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kuratif, tetapi juga sebagai agen pendorong gaya hidup sehat yang masuk dalam langkah preventif di masyarakat, sekaligus motor penggerak sirkulasi ekonomi lokal di luar dinding rumah sakit.
Edelweiss Running Festival Tahun 2025 dirancang tidak hanya sebagai kegiatan aktivasi brand dari RS Edelweiss, akan tetapi juga sebagai pemantik langkah-langkah kolaboratif dari komunitas-komunitas lokal dalam membangun pola hidup yang sehat dan menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi regional. Pada bagian selanjutnya akan dirinci dampak dari pelaksanaan event Edelweiss Running Festival, baik dampaknya dari sponsor ataupun dari partisipasi peserta yang kemudian menjadi pemodelan dampak lanjutan berdasarkan kedua aktivitas tersebut.
Peta Persebaran Peserta Edelweiss Running Festival

Summary Impacts
Permodelan finansial pada ERF 2025 mencatatkan injeksi Direct Impact sebesar Rp787.452.687. Pilar penopang nilai ini didominasi oleh perputaran kebutuhan operasional panitia Edelweiss Running Festival sebesar Rp518.964.646 (65.90%) dan oleh pembelanjaan peserta yang mencapai Rp268.488.041 (34.10%).
Dalam literatur ekonomi makro, pengeluaran awal ini bertindak sebagai stimulus primer. Dengan menerapkan rasio pengali (multiplier) sebesar 1,50x, perputaran primer Rp787.452.687 ini berhasil merangsang Indirect Impact (dampak rantai pasok sebesar 30% dari Direct Impact) senilai Rp236.235.806 dan penciptaan Induced Impact (dampak konsumsi pekerja sebesar 20% dari Direct Impact) senilai Rp157.490.537. Jika diagregatkan, total nilai ekonomi riil yang tercipta untuk Kabupaten Cianjur bertengger di angka Rp1.181.179.030.
Pemodelan Skenario Dampak Ekonomi
Skenario Pertumbuhan | Deskripsi Asumsi | Nilai Dampak (Rp) |
Base Case | Spending sesuai estimasi survei standar | Rp1.181.179.030 |
Moderate Case | Pertumbuhan daya beli sebesar 37,5% | Rp1.624.121.167 |
Optimistic Case | Penyerapan maksimal atas layanan premium | Rp2.067.063.303 |
Mengingat profil pasar peserta yang berada pada kelas menengah ke atas, Nilai Dampak Ekspektasi dapat berfluktuasi secara positif. Pada skenario optimistis, dorongan daya beli peserta mampu mendongkrak total impact menembus angka Rp2 miliar.
Secara makro, Proyeksi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Cianjur pada 2025 berada pada angka Rp22 triliun. Jika angka tersebut dikonversi ke dalam skala harian, maka rata-rata output ekonomi Cianjur adalah sebesar Rp60,3 miliar per hari. Dalam konteks ini, agregat dampak ekonomi event ERF 2025 yang mencapai Rp2 miliar merepresentasikan 3,32% dari seluruh aktivitas ekonomi Kabupaten Cianjur pada hari tersebut. Angka ini menegaskan bahwa sebuah event tunggal mampu menggerakkan hampir lebih dari 3% ekonomi daerah dalam satu siklus 24 jam.
To see the full report, download it here
References
Baumann, R., & Matheson, V. (2017). The Economic Impact of Marathons. International Journal of Sport Finance.
Cobb, S., & Olberding, D. J. (2007). The Importance of Import Substitution in Regional Economic Impact Analysis: Empirical Estimates from Two Cincinnati Events. Economic Development Quarterly.
Crompton, J. L. (1995). Economic impact analysis of sports facilities and events: Eleven sources of misapplication. Journal of Sport Management.
Hallmann, K., & Breuer, C. (2011). Image fit between sports events and their hosting destinations from an active sport tourist perspective. Journal of Sport & Tourism.
Panitia Edelweiss Running Festival. (2025). Database Peserta dan Laporan Keuangan Edelweiss Running Festival 2025. Edelweiss Running Festival.
Papanikos, G. T. (2015). The Economic Effects of a Marathon as a Sport Tourism Event. Athens Journal of Sports.
Traveloka. (2025). Data harga sewa properti dan akomodasi di Kabupaten Cianjur. Traveloka.
UMass Donahue Institute. (2024). Economic Impact of the 2024 Boston Marathon presented by Bank of America. Economic & Public Policy Research.


Comments